Waspada, Ini 6 Tanda Paru-Paru Basah yang Kerap Disepelekan

Waspada Ini 6 Tanda Paru Paru Basah yang Kerap Disepelekan

Istilah paru-paru basah mungkin sudah tak asing di telinga, meskipun sebenarnya kondisi ini tidak dikenal dalam dunia medis. Pasalnya istilah tersebut umumnya digunakan masyarakat awam guna menjelaskan adanya permasalahan paru parah, dimana kerap muncul bersama dengan indikasi penumpukan cairan pada organ tersebut.

Tak sedikit yang mengaitkan kondisi ini sama seperti pneumonia, karena kedua permasalahan tersebut memang mirip. Namun rupanya permasalahan ini dapat menjadi gejala dari pneumonia, tak menutup kemungkinan juga dapat menjadi gejala penyakit lainnya. Cari tahu tanda seseorang terkena paru basah di bawah ini!

  1. Demam Disertai Keringat

Demam dapat muncul apabila penyakit yang diderita seseorang disebabkan oleh infeksi virus. Meskipun demam merupakan gejala paling umum terjadi, namun Anda perlu waspada jika menderita demam cukup tinggi disertai dengan keringat berlebih. Segera berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami kondisi ini.

  1. Batuk Kering Tak Kunjung Sembuh

Gejala batuk kering juga cukup umum dialami. Batuk kering berkepanjangan tentu sangat menyiksa, terlebih apabila kondisi ini berlangsung selama lebih dari satu bulan.

  1. Nyeri Dada

Rasa sakit yang muncul di dada terlebih ketika sedang beraktivitas merupakan ciri-ciri umum dan kerap dialami penderita paru-paru basah. Rasa sakit ini pun lebih terasa ketika penderita mengalami batuk, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman serta napas menjadi terganggu.

  1. Sulit Bernapas

Kondisi yang mengganggu kesehatan seperti kesulitan bernapas dapat menjadi gejala dari permasalahan paru ini. Kesulitan bernapas utamanya ketika sedang berbaring, dapat menjadi dampak batuk kering terus menerus. Bahkan tak hanya kesulitan bernapas, tempo tarikan napas pun menjadi lebih pendek dan cepat.

  1. Jantung Berdebar

Jantung berdebar lebih cepat dari biasanya juga dapat menjadi pertanda yang perlu diwaspadai. Jantung berdebar lebih cepat karena organ tersebut bekerja lebih keras memompa serta mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

  1. Berat Badan Turun

Tak jarang pula penderita mengalami mual serta muntah. Rasa mual hingga muntah tentu dapat berdampak pada hilangnya nafsu makan, sehingga berat badan pun akan turun secara drastis. Untuk itu ada baiknya tetap mengontrol pola makan agar asupan gizi selalu terjaga.

Apa Penyebabnya?

Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penyebab permasalahan organ satu ini, diantaranya:

  • Inveksi Virus

Inveksi virus yang menyebabkan penyakit bronkitis, flu, serta bronkiolitis adalah penyebab umum pada balita. Namun tak jarang kondisi ini lebih ringan serta dapat disembuhkan dalam waktu 1 hingga 3 minggu tanpa pengobatan.

  • Infeksi Bakteri

Bakteri Streptococcus pneumoniae merupakan bakteri yang umum menjadi penyebab paru basah. Namun terdapat pula bakteri penyebab lainnya seperti Mycoplasma pneumoniae, Legionella pneumophila, Haemophilus influenzae, serta Staphylococcus aureus.

  • Infeksi Jamur

Infeksi jamur juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab, terlebih bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan kronis serta sistem kekebalan tubuh lemah.

Itulah tanda paru-paru basah yang kerap disepelekan. Apabila Anda mengalami kondisi di atas, segera berkonsultasi dengan dokter atau mengunjungi klinik terdekat.